Tantangan Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Keywords:
Globalisasi, Pancasila, Individualisme, Literasi Digital, Goto RoyongAbstract
Globalisasi dan budaya asing menjadi tantangan bagi penerapan Pancasila sebagai ideologi negara karena dapat memengaruhi pola pikir masyarakat Indonesia. Perkembangan zaman menghadirkan berbagai problematika dalam implementasi nilai-nilai Pancasila, baik dari aspek internal maupun eksternal. Secara internal, tantangan utama adalah kurangnya pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat, yang diperparah dengan maraknya korupsi yang menghambat pemerataan kesejahteraan. Sementara itu, tantangan eksternal meliputi pengaruh globalisasi yang mendorong individualisme, bertentangan dengan semangat gotong royong, serta penyebaran hoaks dan propaganda melalui media digital yang semakin mempersulit pemahaman masyarakat terhadap Pancasila. Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan pendekatan yang komprehensif dengan meningkatkan kualitas pendidikan serta literasi digital guna membangun kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang dibuat tetap berlandaskan Pancasila, termasuk dalam regulasi ekonomi dan digital, sementara penguatan komunitas lokal serta peran lembaga sosial diperlukan untuk menjaga nilai persatuan dan kebersamaan. Partisipasi aktif masyarakat dalam demokrasi dan musyawarah juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara di era globalisasi yang terus berkembang
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 gina soniya, Nadia Aulia, Naufal Fazli Riaz, Muhammad Daffa Ardani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address: Perumahan Griya Taman Sari, Gg. Durian III Blok BQ 6, Labuapi, Nusa Tenggara Barat, Indonesia