Strategi Mempertahankan Wawasan Nusantara Dalam Era Globalisasi
Keywords:
Globalisasi, Pemerintah, Pemuda, Teknologi, ImplementasiAbstract
Globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan informasi, teknologi, dan pertukaran budaya membawa dampak signifikan, seperti melemahnya budaya lokal, menurunnya ketertarikan generasi muda terhadap tradisi, serta tumbuhnya sikap individualistis di tengah masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi Indonesia dalam mempertahankan identitas nasional serta merumuskan strategi implementasi Wawasan Nusantara di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur terkini mengenai globalisasi, identitas nasional, dan penerapan Wawasan Nusantara. Berdasarkan hasil kajian, diketahui bahwa pemerintah telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk merespons tantangan global, seperti memperkuat regulasi, meningkatkan pendidikan kewarganegaraan, membangun daerah secara berkelanjutan, serta menjaga kelestarian budaya lokal. Selain itu, peran generasi muda sangat vital sebagai agen perubahan, khususnya dalam menerapkan nilai-nilai nasionalisme secara kreatif dan adaptif dengan dukungan teknologi. Penerapan Wawasan Nusantara melalui jalur pendidikan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi, menjadi strategi utama dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan. Pada akhirnya, artikel ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemerintah, generasi muda, lembaga pendidikan, dan masyarakat secara luas merupakan faktor kunci dalam menjaga serta memperkuat Wawasan Nusantara demi mempertahankan jati diri bangsa Indonesia di tengah arus globalisasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SALSABILA NANISA SOLEHA, FARAH ZHAFIRAH RUSYDA, NAFIRA AMELIA, AGUS SUPRYANTO (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address: Perumahan Griya Taman Sari, Gg. Durian III Blok BQ 6, Labuapi, Nusa Tenggara Barat, Indonesia