Pendidikan Pancasila Di Persimpangan: Antara Kepentingan Politik Dan Pembentukan Karakter
Keywords:
Pendidikan Pancasila, Politik Pendidikan, Karakter Bangsa, Kurikulum, Nilai-nilaiAbstract
Pendidikan Pancasila memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan identitas kebangsaan peserta didik di Indonesia. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan pendidikan ini sering kali berada dalam pusaran tarik-menarik antara idealisme pendidikan dan kepentingan politik praktis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara kritis bagaimana dinamika politik memengaruhi arah dan efektivitas Pendidikan Pancasila dalam kehidupan pendidikan nasional. Kajian ini juga bermanfaat untuk memberikan perspektif baru bagi pendidik, pengambil kebijakan, dan akademisi dalam memahami tantangan serta urgensi penyegaran pendekatan Pendidikan Pancasila agar tetap relevan dan membumi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah dan populer yang membahas hubungan antara pendidikan, nilai, dan politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi politik dalam penafsiran nilai serta dalam metode penyampaian materi telah mengaburkan fungsi utama Pendidikan Pancasila sebagai sarana pembentukan karakter yang utuh. Akibatnya, nilai-nilai Pancasila tidak lagi dihayati secara mendalam oleh peserta didik, melainkan hanya dipahami secara dangkal dan formalistik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih dialogis, kontekstual, dan bebas dari kepentingan politik agar Pendidikan Pancasila dapat menjalankan perannya secara optimal dalam menciptakan warga negara yang berkarakter, kritis, dan berwawasan kebangsaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dhea Kapril Amanda, Ghaitsa Zahra Shofa, Ghaitsa Zahra Shofa, Nanda Apridina Nurhaliza (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address: Perumahan Griya Taman Sari, Gg. Durian III Blok BQ 6, Labuapi, Nusa Tenggara Barat, Indonesia