Pancasila Sebagai Jiwa Kepribadian Bangsa : Relevansinya Bagi Generasi Muda di Era Globalisasi
DOI:
https://doi.org/10.66909/lrp.salut.v2i1.117Keywords:
Pancasila, generasi muda, globalisasi, identitas nasionalAbstract
Pancasila sebagai dasar negara sekaligus jiwa kepribadian bangsa Indonesia menghadapi tantangan serius di era globalisasi, terutama dalam internalisasi nilai-nilainya oleh generasi muda. Arus globalisasi yang membawa budaya asing, gaya hidup individualistik, serta kemajuan teknologi informasi telah berdampak pada menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman, sikap, serta relevansi Pancasila bagi generasi muda. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur dengan teknik analisis isi yang mengkaji secara mendalam tema utama, kecenderungan berpikir, serta temuan penting dari literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar generasi muda menyadari pentingnya Pancasila, masih banyak yang belum menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi edukatif yang adaptif seperti pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila, pemanfaatan media digital, serta peran aktif keluarga, institusi pendidikan, dan masyarakat. Penanaman nilai Pancasila sejak dini menjadi langkah strategis untuk memperkuat identitas nasional dan ketahanan ideologi bangsa di tengah derasnya pengaruh globalisasi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ulfatul Mutthoimah, Audina Filsa Nur Anugraheni, Baiq Haura Audina Ananta Putri, Muhammad Zaidan Pramudya, Baiq Hawarikatun, Nur Ramdhani Kanata, Dinda Ayu Maulira (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

