DARI KAMPUS KE BANGSA: PERAN ILMIAH MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN SOFT SKILL SEBAGAI KUNCI MENGHIDUPKAN NILAI-NILAI PANCASILA
DOI:
https://doi.org/10.66909/lrp.salut.v3i1.292Keywords:
Soft skill, Mahasiswa , Pancasila , Perguruan TinggiAbstract
Mahasiswa di Indonesia berperan sebagai agen perubahan sosial yang menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui pengembangan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, empati, dan kerja tim. Survei Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2022) menunjukkan defisit kompetensi ini, dengan hanya 45% mahasiswa mahir komunikasi dan kepemimpinan, serta 30% aktif dalam organisasi (BPS, 2021). Penelitian ini menggunakan studi literatur sistematis dari database untuk menganalisis peran ilmiah mahasiswa. Hasil mengidentifikasi terdapat empat peran utama mahasiswa: bergabung dengan organisasi kemahasiswaan, mengikuti UKM, berpartisipasi dalam seminar atau webinar, dan kompetisi akademik serta non-akademik yang dapat meningkatkan partisipasi serta soft skill mahasiswa hingga 25% sejak 2014. Temuan ini menegaskan kampus sebagai wadah inovasi untuk membentuk generasi berkomitmen pada Pancasila, mendukung pembangunan bangsa inklusif.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitria Ilham Ramadhani, Nadila Nadila Khairunnisa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

