INTEGRASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM KURIKULUM MERDEKA
DOI:
https://doi.org/10.66909/lrp.salut.v3i1.362Keywords:
Kurikulum Merdeka, pendidikan multikultural, profil pelajar Pancasila, peran guru, toleransiAbstract
Penelitian ini membahas tentang integrasi nilai-nilai multikultural dalam Kurikulum
Merdeka sebagai upaya strategis untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan
sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang majemuk. Pendidikan multikultural
memainkan peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, empati, dan dihargai
perbedaan, keadilan sosial, serta kemampuan hidup berdampingan secara harmonis di tengah
keragaman budaya, agama, suku, dan latar sosial. Kurikulum Merdeka, melalui pendekatan
pembelajaran yang berpihak pada penerapan murid dan Proyek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila (P5), memberikan ruang bagi siswa untuk mengalami proses belajar yang kolaboratif,
kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung, sehingga nilai multikultural tidak hanya
dipahami secara teoritis tetapi juga diwujudkan dalam praktik nyata. Dalam konteks ini, guru
memegang peran penting sebagai fasilitator, mediator, dan teladan yang membentuk iklim
kelas yang aman, adil, dan sensitif terhadap keberagaman. Integrasi nilai multikultural dalam
Kurikulum Merdeka tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran dan
peserta berkarakter didik, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun generasi yang toleran, berkeadaban, dan mampu menjaga persatuan dalam masyarakat majemuk. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan keberlanjutan dari sekolah, guru, dan kebijakan pemangku kepentingan untuk memastikan terselenggaranya pendidikan multikultural berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam kehidupan siswa.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andilia Santika, Ardiansyah, Dwi Anggita Sutanto, Ega Dwi Putri, Maula Desti Siltania. (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

