PENTINGNYA PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BAGI GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.66909/lrp.salut.v3i1.369Keywords:
Pendidikan Multikultural, Generasi Z, Toleransi, Inklusivitas, Literasi Digital.Abstract
Generasi Z, yang tumbuh dalam era digital yang hiper-terhubung, menghadapi paradoks unik: akses tak terbatas terhadap keberagaman global, tetapi juga rentan terhadap ruang gema (echo chamber) algoritmik yang mempertajam prasangka dan intoleransi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan multikultural sebagai respons strategis bagi Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berperan penting dalam membentuk karakter yang tidak hanya toleran, tetapi secara aktif inklusif dan anti-diskriminasi. Pendidikan ini berfungsi sebagai "imunitas" terhadap hoaks dan ujaran kebencian, sekaligus membekali Generasi Z dengan kecerdasan budaya (cultural intelligence) dan kemampuan berpikir kritis. Implementasinya memerlukan strategi yang relevan, seperti experiential dan project-based learning, integrasi konten melalui media digital, serta pendekatan whole-school untuk menciptakan hidden curriculum yang inklusif. Tantangan utama meliputi ruang gema digital, rendahnya literasi digital kritis, dan tekanan psiko-sosial. Disimpulkan bahwa pendidikan multikultural adalah sebuah keharusan untuk menjaga kohesi sosial dan mempersiapkan Generasi Z menjadi warga global yang cakap, berempati, dan kontributif.
Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Generasi Z, Toleransi, Inklusivitas, Literasi Digital.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yusril Fathurrahman (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

